Fakultas kedokteraan Universitas Sebelas Maret berdiri sejak tanggal 11 Maret 1976. Banyak kemajuan yang telah dicapai antara lain adalah kampus Fakultas Kedokteraan yang baru berada di komplek Kentingan. Kegiatan kuliah, praktikum, administrasi, ruang Dekan dan Pembantu Dekan, sudah berada di satu kompleks. Pada awal tahun 1996 Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi yang dipakai sebagai Rumah Sakit Pendidikan menempati bangunan baru yang berada di jalan Kolonel Sutarto 132 Jebres Surakarta. Demikian juga Sumber Daya Manusianya makin bertambah, baik kualitas maupun kuantitasnya. Rumah Sakit Umum Dr. Moewardi merupakan Rumah Sakit tipe A pendidikan, berdiri diatas tanah seluas 39.915 m2, luas bangunan 3.312 m2, mempunyai kapasitas tempat tidur 660 bed. Di dalam operasionalnya RSUD Dr Moewardi didukung oleh Dokter Spesialis dari berbagai disiplin ilmu, dokter umum, dokter gigi, tenaga paramedis, dan tenaga non paramedis, yang mencukupi sesuai dengan kebutuhan RS tipe A Pendidikan. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret mulai mengembangkan rencana untuk menjadi pusat penyelenggaraan program pendidikan dokter spesialis I (PPDS I) dari beberapa disiplin ilmu. Beberapa PPDS I yang sudah mandiri antara lain PPDS I Bagian Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan dan PPDS I Bagian Ilmu penyakit Jiwa. Beberapa program studi masih dalam pengembangan, yaitu Bagian Ilmu Penyakit Paru dengan Bapak Angkat Fakultas Kedokteraan Universitas Indonesia, Bagian Ilmu Bedah dengan Bapak Angkat Fakultas Kedokteraan Gadjah Mada, Bagian Bedah Orthopedi dengan Bapak Angkat Fakultas Kedokteraan Universitas Airlangga, Bagian Ilmu Penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorokan dengan Bapak Angkat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Bagian Mata dengan Bapak Angkat Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada, Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin dengan Bapak Angkat Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada, Bagian Ilmu Penyakit Dalam dengan Bapak Angkat Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Bagian Ilmu Penyakit Syaraf dengan Bapak Angkat Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan terakhir Bagian Ilmu Kesehatan Anak dengan Bapak Angkat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Program Pendidikan Dokter Spesialis Anak berazaskan Pancasila sebagai Falsafah Negara Republik Indonesia.
Program Pendidikan Dokter Spesialis Anak berdasarkan pada Sumpah Dokter Indonesia, Tri Dharma Perguruan Tinggi, Sistem Kesehatan Nasional dan Kode Etik Kedokteran Indonesia.
Pendidikan dokter spesialis melalui proses belajar dengan suatu kurikulum akan menghasilkan dokter spesialis yang :
Pendidikan dokter spsesialis anak ialah bagian dari pendidikan dokter spesialis yang dengan melalui tujuan pendidikan dokter spesialis tersebut akan menghasilkan Dokter Spesialis Anak (Sp.A) dan Magister Kedokteran Klinik Ilmu Kesehatan Anak (M ked-IKA) yang mempunyai:
Pada akhir pendidikan melalui suatu kurikulum terpadu seorang dokter spesialis anak dengan kompetensi magister diharapkan :
